Spesifikasi dan Kondisi Jalan Negara di Barut

Posted by: Kalteng Satu  :  Category: kalimantan tengah

Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang jaringan transportasi darat di Barito Utara (Barut) maka hari ini Kalteng Satu Dot Com akan menepati janji tentang tulisan detail keadaan dan panjang ruas jalan di Kabupaten ini.

Berbicara mengenai spesifikasi dan kondisi Jalan Negara di Barut (Barito Utara) tentu spesifikasi dimaksud adalah panjang ruas jalan Negara sedangkan kondisi dibagi berdasarkan kategori masing-masing ruas Jalan Negara  tersebut.

Seperti dijelaskan pada artikel sebelumnya yang juga menyinggung wisata seo sadau, bahwa tujuan pembangunan sarana jalan di Barut adalah untuk meningkatkan pelayanan jasa transportasi serta high cos dan mewujudkan sistem transportasi yang bemanfaat bagi masyarakat.

Jaringan jalan darat di Kabupaten Barito Utara menurut statusnya terbagi atas Jalan Negara, dengan kondisi permukaan sedang sepanjang 227,20 kilometer, rusak 247,90 kilometer, dan rusak berat 64,60 kilometer. Jalan Negara ini merupakan poros penghubung yang sangat vital dalam menggulirkan roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Barito Utara, terutama yang datang dan pergi dari Palangka Raya, Banjarmasin, Tamianglayang, hingga melintasi kota Muara Teweh. Transportasi melalui jalan darat (Jalan Negara) dari Banjarmasin ke Muara Teweh dapat ditempuh sekitar 8 hingga 10 jam lamanya, dengan jarak tempuh sekitar 425 kilometer.

Mengingat pentingnya akses transportasi darat khususnya Jalan Negara ini, maka pemerintah terus menggalakkan perbaikan dari tahun ke tahun dengan mengalokasikan dana yang selalu meningkat.

Sekedar informasi tambahan, bahwa data-data yang tercantum pada tulisan ini merupakan data terakhir tahun 2007 yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Barito Utara, sedangkan data terbaru lainnya akan diupdate dalam waktu dekat.

Dukung : Wisata SEO Sadau

One Response to “Spesifikasi dan Kondisi Jalan Negara di Barut”

Leave a Reply